JABARONLINE.COM — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Nanggung menyampaikan keprihatinan dan keresahan atas laporan yang diterima dari sejumlah pengurus serta masyarakat terkait pelaksanaan Program MBG di wilayah Kecamatan Nanggung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaksanaan program tersebut dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan oleh tenaga ahli gizi.
Selain itu, KNPI Kecamatan Nanggung turut mencermati dinamika yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk berbagai keluhan wali murid yang beredar di media sosial mengenai kualitas makanan, standar penyajian, serta mekanisme distribusi program MBG.
Menyikapi hal tersebut, KNPI Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor menyampaikan beberapa poin sikap sebagai berikut. Disampaikan Koharudin Ketua DPK KNPI Kecamatan Nanggung.
1. Mendesak pihak penyelenggara Program MBG di Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor bagian barat untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program. Khususnya terkait pemenuhan standar gizi, kualitas bahan dan pengolahan makanan, serta sistem distribusi kepada penerima manfaat.
2. Memohon kepada pemerintah dan instansi terkait agar memberikan teguran kepada pihak penyelenggara yang tidak memenuhi ketentuan, serta melakukan evaluasi komprehensif guna memastikan program berjalan sesuai dengan regulasi dan standar yang berlaku.
3. Mendorong penguatan pengawasan secara berkala dan transparan terhadap pelaksanaan Program MBG, sehingga program ini benar-benar memenuhi prinsip kesehatan, keamanan pangan, kualitas layanan, dan akuntabilitas publik.
KNPI Kecamatan Nanggung menegaskan bahwa pernyataan sikap ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral dalam menjaga kesehatan serta kesejahteraan anak-anak sekolah sebagai generasi penerus bangsa, sekaligus memastikan kualitas pelayanan publik berjalan secara optimal.
Sebagai bagian dari elemen kepemudaan di wilayah Kecamatan Nanggung, KNPI menyatakan kesiapan untukh terus berkoordinasi dengan pemerintah, penyelenggara program, dan masyarakat, serta memberikan masukan yang konstruktif demi perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan Program MBG ke depan.
"Demikian, pernyataan sikap ini disampaikan untuk menjadi perhatian bersama," ungakap Pemuda yang akrab di sapa Kokoh***