JABARONLINE.COM - Polsek Tenjo mendirikan posko khusus untuk memudahkan pelaporan korban penipuan investasi sembako yang diduga bodong. Jumlah korban diperkirakan lebih dari 50 orang, berasal dari sejumlah wilayah di Jawa Barat.

Kapolsek Tenjo, Iptu Hendrik Hartono, menjelaskan bahwa posko tersebut dibuka di Polsek Tenjo agar para korban dapat segera melaporkan diri. “Posko tersebut kami dirikan guna memudahkan korban melapor, karena jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari lima puluh orang dari beberapa wilayah,” ujarnya kepada wartawan, Senin (30/3/2026).

Puluhan warga dari kompleks Perumahan Puri Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, menjadi korban investasi sembako yang dijanjikan berupa paket lebaran dan paket kebutuhan lainnya. Namun, pemilik toko sembako yang menawarkan investasi tersebut diduga menghilang. Beberapa korban melaporkan kerugian hingga ratusan juta rupiah, dengan total kerugian seluruhnya mencapai miliaran rupiah.

Sebelumnya, pada Jumat (26/3/2026), sejumlah warga sempat menggeruduk rumah terduga pelaku di wilayah Tenjo. Polisi segera mendatangi lokasi untuk mencegah aksi penjarahan dan perbuatan anarkis. Berdasarkan laporan awal, kerugian para korban ditaksir mencapai Rp 1,1 miliar.

Polsek Tenjo bersama Polres Bogor kini membuka layanan pelaporan agar seluruh korban dapat terdata dengan baik. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi yang tidak jelas legalitasnya.***