JABARONLINE.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah di sejumlah sekolah di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, menuai keluhan dari para wali murid. Alih-alih memberikan asupan bergizi, menu yang disajikan dinilai tidak sesuai harapan.
Keluhan Wali Murid. Di SD Negeri 01 Bunar Desa Bunar menu MBG yang diterima siswa hanya berupa satu buah jeruk dan satu bungkus kue. Seorang siswa yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa makanan tersebut jauh dari harapan program bergizi. Para wali murid pun mempertanyakan kualitas dapur MBG yang berlokasi di Kampung Bubuay, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg.
Menu Harian yang Dipersoalkan yakni: “Pas pertama masuk di bulan Ramadhan, menunya buah jeruk satu buah dan kue satu,” ujarnya, Senin (22/02/2026).
Selasa (24/02/2026): kacang pilus satu bungkus kecil, roti satu bungkus, dan dua potongan ayam. Rabu (25/02/2026): susu botol satu, roti satu bungkus, kurma tiga biji, dan satu butir telur ayam.
Meski menu di hari Rabu dinilai sedikit lebih baik, wali murid tetap menilai kualitas makanan belum memenuhi standar gizi yang diharapkan.
Keluhan Sebelum Ramadhan Menurut salah satu wali murid, sebelum bulan Ramadhan pun menu yang disajikan sering tidak layak konsumsi. “Ada yang bau, kebanyakan anak saya tidak mau ambil,” tandasnya.
Ia menambahkan, guru di sekolah juga pernah menyampaikan komplain, namun tidak mendapat respon.
Respons Pihak Terkait Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola dapur MBG yang berlokasi di Kampung Bubuay, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg, masih dalam proses konfirmasi. Wali murid berharap ada evaluasi serius agar program benar-benar memberikan manfaat sesuai tujuan, yakni meningkatkan gizi anak sekolah.***