JABARONLINE.COM — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Pakuan bekerja sama dengan Pondok Pesantren Tahfidz Al Basyir 1 menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Guru dalam Pengelolaan Kelas dan Implementasi Deep Learning untuk Pembelajaran Bermakna, Rabu (4/2/2026), di Hall SD Tahfidz Al Basyir, Cibungbulang, Bogor.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur Al Basyir 1, Abdul Hamid Aly, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas pendidikan pesantren yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, pendekatan deep learning dan pengelolaan kelas yang efektif menjadi kunci untuk menciptakan pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga transformatif bagi peserta didik.
Workshop ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Pakuan. Kegiatan tersebut dirancang untuk membekali para guru SD Tahfidz Al Basyir dengan strategi pedagogis modern yang berorientasi pada keterlibatan aktif siswa dan pembelajaran bermakna.
Sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan turut hadir, di antaranya Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Pakuan Abdul Rosyid, M.Pd., Poppy Sofia Hidayati, M.Pd., R. Lungguh Halira Vonti, M.Pd., dan M. Ginanjar Ganeswara, M.Pd. yang membawakan materi seputar manajemen kelas, desain pembelajaran berbasis deep learning, dan pemanfaatan Artificial Intelligence untuk pembelajaran bermakna.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, khususnya dalam sesi diskusi dan praktik yang mengulas penerapan pendekatan deep learning dalam konteks pembelajaran di pesantren dan sekolah dasar. Para guru mendapatkan ruang untuk merefleksikan praktik mengajar mereka sekaligus merancang strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan berpusat pada siswa.
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak menegaskan komitmennya dalam membangun kemitraan berkelanjutan guna meningkatkan mutu guru dan kualitas pembelajaran, sejalan dengan visi mencetak generasi unggul yang berkarakter dan berdaya saing.***